anneyong haseyo....
Sinopsis 49 Days episode 8


Keduanya, In Jung dan Yi Kyung saling terkejut. Gimana engga, kedua best friend yang akhirnya jadi rival ini bertemu di satu tempat. “Kenapa kau di sini?” Tanya In Jung yang berusaha untuk menutupi rasa gugupnya. “Apa yang kau lakukan”. Yi Kyung menjawab, “Atas permintaan Kang Min Ho aku bekerja sebagai pelayan di sini.” In Jung kembali bertanya, “Kerja part time?” Yi Kyung mengangguk. “Lalu kenapa kau datang ke tempat ini?” Tanya Yi Kyung, pertanyaan yang membuat In Jung gugup. Hubungan antara In Jung dan Min ho tidak boleh diketahui oleh siapapun. “Aku datang ke sini, bibi yang menyuruhku untuk membawakan ini.” In Jung memperlihatkan dua bingkisan berisi bahan makanan.


“Apa itu?” Tanya Yi Kyung. In Jung menjawab “ini sup tulang.” Lagi-lagi Yi Kyung menyindir maksud In jung, “Zaman sekarang, bahkan seorang sekretarispun menangani hal seperti ini. Aku akan memberikan itu pada Min Ho.” In Jung menyerahkan bingkisan yang ia bawa. Karena In jung tidak juga beranjak keluar dari rumah Min Ho, Yi Kyung mengusirnya dengan cara halus. Kyaa.. ^ ^ “Kau tidak mau masuk?”. In Jung menjawab dengan gugup “Tidak.. Tidak.”. Yi Kyung menanyakan tentang password rumah Min Ho, “Bagaimana kau mengetahui password rumah ini?” In Jung terdiam dan tidak menjawab.


Yi Kyung hanya berpura-pura tidak mengetahui alasan kenapa In Jung bisa tau password minho, “Yah, sudahlah. Aku juga tidak terlalu mempedulikan hal itu.” Jawab Yi Kyung. “Bibi yang memberitahukannya padaku.” Jawab In Jung berbohong agar rahasianya tidak terbongkar. Yi Kyung berjalan tidak peduli, seraya membelakangi In Jung, Yi Kyung berkata, “Min ho bilang, ia akan datang setelah jam 11.” In Jung keluar dari rumah MIn Ho. Yi Kyung kesal, ia berkata pada dirinya sendiri, “Perempuan yang mengerikan. Dia masih punya waktu untuk membuat sup tulang. Sekarang aku sudah tidak lagi terkejut dengan semua kebohongan yang ia buat. Terimakasih! Aku tidak perlu repot-repot membuat makan malam untuk Kang Min Ho.”









Yi Kyung masih sibuk berkutat dengan persiapan makan malam. Min Ho datang menghampiri Yi Kyung, ia berkata “Ada sesuatu, aku harus pergi keluar. Kau bisa pulang lebih dulu.” Yi Kyung memperlihatkan pekerjaannya yang belum selesai, “Bagaimana dengan ini?”. Min Ho menjawab, “Tinggalkan saja dan pergilah. Kembali lagi besok untuk membereskan hal itu.” YI Kyung melirik ke arah pintu kamar Min Ho yang terbuka, “Kau pergi saja dulu. Aku akan pergi setelah menyelesaikan semua ini.” Ucap Yi Kyung. Min Ho kesal, “Song Yi Kyung cukup.” Mau tidak mau, Yi Kyung harus meninggalkan pekerjaannya dan misi utamanya.




Tapi Yi Kyung engga kehabisan ide. Setelah Min ho benar-benar pergi dari rumahnya, Yi Kyung kembali ke rumah minho. Masuk dengan password yang sudah ia ketahui dan mulai mengendap-endap ke dalam kamar Min Ho. Ia mencari keseluruh sudut kamar, tapi tidak menemukan apapun. Membuka laci, beberapa kali mengecek di lemari pakaian. Tapi nihil. Yi Kyung berkata pada dirinya sendiri, “Dimana ia menyimpan berkas itu.”



Min Ho sampai di restaurant, tempat dimana ia akan makan malam bersama In Jung. In Jung sudah menunggunya terlebih dulu. Min Ho datang dan ia berkata dengan lembut pada In Jung, “Kau masih terlihat marah.” In Jung berkata, “Apa yang sebenarnya terjadi oppa. Kenapa Yi Kyung ada di rumahmu? Aku dengar ia bekerja paruh waktu.” Min ho bertanya, “Apa kau datang ke rumahku?” In Jung kesal, ia menyuruh Min Ho untuk segera memecat Yi Kyung, karena bagaimanapun juga Yi Kyung pernah dekat dengan Han Kang. Min Ho berkata, “Selama dua tahun bersama Ji Hyun. Apa kau pikir aku punya rasa pada JI Hyun?” In Jung menjawab dan menyadari sesuatu, “Tidak.” Min Ho kembali berkata, “jadi apa yang kau khawatirkan dari Yi Kyung?”



Yi Kyung sudah kembali tanpa berhasil mendapatkan dokumen yang ia cari. Ia berganti pakaian olah raga, lalu berkata pada dirinya sendiri, “Karena kau bekerja paruh waktu. Jadi masih ada banyak waktu.” Ucap Yi Kyung seraya berlari keluar rumah. Ia tengah berkeliling lapangan untuk membuat badannya lebih segar, tapi.. hahaa… Ternyata Scheduler mengikuti dan mencoba menakuti-nakuti Yi Kyung. Scheduler membuat suara terengah-engah tanpa wujud, jelas saja Yi Kyung takut. Karena ketakutannya, lari Yi Kyung jadi bertambah kencang. “Ayah,” ucap Yi Kyung seraya berlari.







“Kau sebaiknya urus saja dirimu sendiri.” Scheduler menyarankan pada Yi kyung. “Sulitkan mencari air mata yang murni itu.” Scheduler melanjutkan kata-katanya dengan nge-rap
it's a Korean saying=-
Pheasant eggs and edible.-
=it's a Korean saying=-
Finding money when cleaning the yard.
(It's a saying in Korea).
Dig your teeth after eating.-
=it's a Korean saying=-
Hahaha.. Scheduler gokilnya nge-rap.. Gokil ^_^. Yi Kyung mencoba berpikir bijak, “Pernahkan kau duduk dan berpikir seharian selama 4 hari penuh.” Scheduler menjawab dengan telak, “Kenapa aku harus melakukan hal itu? Aku bukan manusia yang harus menggunakan otakku.” Yi Kyung tidak mempedulikan kata-kata Scheduler. Ia melanjutkan kata-katanya, “Saat aku berpikir penuh selama empat hari itu, aku akhirnya tau, selama ini. Banyak hal yang sudah terjadi di dalam satu hari. Aku menyadari, betapa berharganya satu hari itu.”





In Jung masih tidak nyaman dengan keberadaan Yi Kyung di rumah min ho. Ia lalu pergi ke restaurant milik han kang dan menanyakan perihal YI Kyung pada pelayan perempuan yang ada di sana. Pelayan itu menjelaskan kalau Yi Kyung sudah lama dipecat lantaran Yi Kyung merayu tunangan temannya Han Kang. In Jung mengerti, ia lalu berpikir. Apa benar Han Kang memecat In Jung demi kebaikan JI Hyun. Yang In Jung tau, kalau Han Kang itu tidak menyukai Ji Hyun.


Yi Kyung sudah kembali ke tubuh aslinya, Ji Hyun memperhatikan Yi Kyung yang baru saja terbangun dari tidurnya, “Unni, hari ini terima kasih. Tubuhmu mungkin akan terasa pegal-pegal kan? Tapi setelah 3 atau 4 hari, itu akan membaik.” Yi Kyung yang asli bersiap-siap untuk bekerja paruh waktu di sebuah restaurant.
Sesampainya di restaurant, pelanggan pertamanya adalah dokter Kyung Bin. “Americano 1, please.” Pesan dokter Kyung Bin. Dokter ini terkait dengan masalalu dari Yi Kyung. Yi Kyung terkejut saat mengetahui kedatangan dokter Kyung Bin. Dokter Kyung Bin berkata, “Aku bukan seorang pengintai. Tapi aku mungkin terlihat seperti itu. Pertama, aku sebenarnya hanya ingin mengetahui bagaimana keadaanmu, setelah itu aku akan pergi. Tapi setelah mengetahui kalau kau kembali bekerja, aku merasa sangat senang.”
^Gomawoyo^


Tidak ada komentar:
Posting Komentar